Blog
October 31, 2022

Mengulik Alat Berat Apa Saja yang Digunakan dalam Proyek Konstruksi

Seiring dengan perkembangan zaman, maka kebutuhan pembangunan infrastruktur maupun pembangunan konstruksi menjadi semakin tinggi.  Dapat kita jumpai terutama di negara berkembang, pembangunan banyak dilakukan untuk membangun berbagai fasilitas penunjang kehidupan. Kegiatan pembangunan ini biasa disebut proyek konstruksi.

Proyek konstruksi sendiri merupakan kegiatan yang dilakukan untuk membangun tatanan/susunan dari elemen-elemen suatu bangunan dimana kedudukan setiap bagian-bagiannya sesuai dengan fungsinya yang dilakukan dalam kurun waktu dan sumber daya terbatas. Konstruksi dibagi kedalam dua bagian yaitu konstruksi gedung (bangunan sekolah, hotel, gedung, supermarket) dan konstruksi sipil (jalan, jembatan, terowongan).

Dalam sebuah proyek konstruksi di kota-kota besar, sering kita jumpai penggunaan alat-alat berat. Alat-alat berat ini merupakan faktor penting dalam sebuah proyek konstruksi untuk membantu melakukan pembangunan struktur bangunan dalam skala besar. Setiap proyek konstruksi memiliki detail yang berbeda sehingga pada saat proses perencanaan diperlukan pemilihan alat berat berdasarkan jenis, jumlah, kapasitas dan faktor-faktor tertentu lainnya. Oleh karena itu, pemilihan alat berat yang tepat sangat diperlukan untuk menghindari kesalahan yang berakibat pada keterlambatan dalam pelaksanaan, biaya yang membengkak dan hasil yang tidak sesuai.

Beberapa alat berat yang dipakai dalam proyek konstruksi, yaitu:

  1. Tower Crane

Tower crane merupakan alat berat yang digunakan untuk mengangkut material atau bahan konstruksi bangunan dari atas menuju ke bagian atas konstruksi. Tower crane sangat efektif saat digunakan dalam proyek konstruksi bangunan yang tinggi, hal ini dikarenakan alat ini memiliki jangkauan yang luas tinggi alat yang dapat disesuaikan sehingga dapat mengangkat beban menuju ke area bangunan yang diinginkan. Alat ini biasanya dipakai pada saat proyek pembangunan gedung bertingkat, pembangunan apartemen dan lainnya.

  1. Mobile Crane

Mobile crane berbentuk seperti mobil truk dengan terdapat alat crane di atasnya. Alat ini memiliki fungsi yang hampir sama dengan tower crane yaitu untuk mengangkat dan memindahkan material. Penggunaannya dilakukan dalam jarak dekat dan dapat berpindah tempat dengan mudah.

  1. Excavator

Alat konstruksi selanjutnya yaitu excavator. Alat ini merupakan alat penggali tanah, pemindah dan pengangkut material ke dalam truk. Excavator juga dapat digunakan sebagai alat pengangkut jarak dekat. Umumnya alat ini digunakan dalam pekerjaan berat seperti pertambangan, kontraktor dan pengairan.

  1. Bulldozer

Bulldozer merupakan alat berat yang biasa digunakan dalam pengolahan lahan. Alat ini memiliki roda rantai, dapat berupa roda karet (Wheel Tractor Dozer) maupun  menggunakan roda kelabang (Crawler Tractor Dozer). Alat ini mampu menahan beban yang sangat berat karena berfungsi untuk meratakan dan menggali  material tanah hasil penggalian. Selain itu, bulldozer juga sering digunakan untuk menumbangkan pohon-pohon dalam proses pembukaan lahan baru. Kekurangan dari alat ini adalah jarak tempuhnya yang pendek.

  1. Wheel Loader & Track Loader

Wheel loader dan track loader merupakan alat yang yang digunakan untuk pemindahan material dari satu alat ke alat yang lain dalam  jarak dekat. Kedua alat pemindah ini berguna untuk memindahkan material saja sehingga memiliki kemampuan jarak tempuh yang sangat pendek berbeda dengan alat angkut bisa menempuh jarak yang jauh seperti truk.

  1. Pneumatic Tire Roller

Alat berat pneumatic tire roller digunakan pada pekerjaan penggilasan bahan granular dan lapisan hot mix. Pada pekerjaan pembangunan jalan, pneumatic tire roller dipakai untuk mengompres atau memadatkan bahan aspal jalan raya tersebut hingga jalan tersebut menjadi padat, keras dan halus.

  1. Motor Scrapper

Motor scrapper merupakan alat berat yang sering digunakan dalam proyek konstruksi. Alat ini berfungsi untuk mengeruk dan membedah muatan yang beragam kemudian mengangkat muatan tersebut ke tempat lain yang diinginkan. Motor scrapper mampu menggali tanah dengan kedalaman 10 cm hingga 30 cm. Selain itu, tidak jarang motor scrapper juga digunakan untuk meratakan tanah.

  1. Truck Mixer

Truck mixer sering kita lihat. Alat ini digunakan untuk mengaduk campuran bahan material beton curah dan mengantarkannya ke lokasi kontruksi. Fungsi utama dari truck mixer ini adalah mengantarkan beton dari suatu lokasi ke lokasi yang lain dengan tetap menjaga konsistensi campuran material di dalamnya sehingga campuran tersebut tetap dalam bentuk cair dan tidak memadat.

Penggunaan alat berat dalam sebuah proyek konstruksi merupakan faktor yang sangat penting sehingga pemilihannya harus dilakukan secara teliti sesuai dengan proyek yang sedang dilaksanakan. Selain itu, alat berat dan kendaraan yang digunakan dalam proyek kontruksi berbeda dengan yang ada di sekitar kita sehingga diperlukan perawatan dan pemeliharaan yang lebih baik oleh tenaga profesional.

Continue reading

Marketing Georama
Georama Karya Indonesia
Georama Karya Indonesia
Halo
Ada yang bisa kami bantu ?
Start Whatsapp Chat